Ayu Thalia Mengaku Pernah Di Tiduri Nicholas Sean, Begini Kejadian Sebenarnya

Foto Instagram Ayu Thalia, Perempuan yang mengaku teman dekat Nicholas Sean

Kasus yang menjerat Nicholas Sean masih terus bergulir. Ayu Thalia yang awalnya melaporkan Nicholas Sean atas dugaan kasus penganiayaan kini dilaporkan balik oleh Nicholas dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Laporan kasus penganiayaan dengan tertuduh Nicholas Sean sebenarnya telah dihentikan, karena idak cukup bukti dan saksi. Saat penyelidikan polisi tidak menemukan bukti pidana, Kata Kapolsek Penjaringan Jakarta Utara.  

Setelah itu Nicholas Sean melaporkan balik Ayu Thalia ke Polres Metro Jakarta utara. Atas tuduhan pencemaran nama baik. Sebelum memasuki ruang sidang sebagai saksi atas laporannya kepada Ayu Thalia, Sean mengatakan tidak ada persiapan khusus, karena dia akan mengungkapkan kebenarannya.

“nggak perlu persiapan ini kan kejadian saya tahu, saya alamin, tinggal ngomong apa adanya saya”, kata Sean di depan para pewarta.  

Setelah keluar Sidang, wartawan menanyakan kemungkinan jalan damai. Pihak pengacara Nicholas Sean, Junanda Wahid mengatakan “sudah tertutup jalan damai. Kita serahkan semuanya ke proses pengadilan.

Dalam berita sebelumnya, Ayu Thalia mengungkapkan dalam persidangan jika ia memiliki hubungan spesial dengan Nicholas Sean. Dia akan mengeluarkan bukti berkaitan dengan ucapannya tersebut. Ungkapnya.

Atas kesaksian tersebut, Nicholas menyangkalnya. Bahwa dia tidak pernah mendeklarasikan Ayu sebagai pacarnya. “bukan pacar, Cuma kenal aja, masa saya nggak boleh kenal sama cewek”. Ungkapnya.

Terungkap pengakuan dari pihak Nicholas Sean bahwa mereka baru kenal sekitar 16 hari dari peristiwa dugaan penaniayaan itu. Bahkan dia mengatakan tidak pernah ada chat yang berisi kata-kata mesra layaknya orang berpacaran.

Tetapi yang mengejutkan dalam persidangan Ayu thalia menyebutkan secara terang-terangan bahwa mereka pernah beberapa kali tidur bareng. “Saya keberatan, karena setahu saya kalau sesuai dengan apa yang korban saksi omongkan cuman teman saja, teman biasa itu tidak tidur bareng, teman biasa itu tidak chat panggil sayang, tidak tanya saya kapan mens,” bebernya

Beberapa kali Nicholas mengajaknya Chek In di Hotel. Bahkan pernah mengajaknya tidur bareng di rumahnya. kata Ayu Thalia di muka persidangan.

Diluar persidangan, tim pengacara Nicholas Sean memberikan keterangan kepada wartawan bahwa dengan tegas menolak semua kesaksian Ayu Thalia di persidangan. Dan bahkan siap melaporkan balik atas kesaksian tersebut.

Nicholas Sean menyampaikan di depan hakim, alasannya melaporkan balik Ayu atas tuduhan pencemaran nama baik. Ia mengatakan tuduhan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya membuat ia merasa dirugikan.

Beberapa talkshow harus dibatalkan, karena pihak pengundang tidak mau berkaitan dengan kasus yang menimpanya. “Ada beberapa Talk show yang di cancel salah satunya di manado. karena adanya kasus ini”. Ucap Sean di depan hakim.

Ia juga mengatakan jika kasus ini dapat mengganggu karirnya di masa depan sebagai seorang calon dokter. “sangat berpengaruh terhadap masa depan saya, karena saya adalah mahasiswa kedokteran, jadi menurut saya sebagai mahasiswa kedokteran menganiaya perempuan adalah sesuatu yang dapat merusak masa depan saya. Terangnya di depan hakim.

Sean ingin Ayu Thalia membersihkan nama baiknya. “Tuduhan penganiayaan itu sangat mengganggu karena terdakwa tidak pernah mau mengklarifikasi meminta maaf, bagaimana kejadian yang sebenarnya, bahwa saya tidak pernah menganiaya dia sehingga penting bagi terdakwa untuk membersihkan nama baik saya”. Jelasnya. Harapan Sean, dia melaporkan balik terdakwa agar hal serupa tidak terjadi kepada orang lain dikemudian hari.

Related Posts

Former President Donald Trump.

Appeals court stops short of declaring Donald Trump immune from rape accuser’s defamation claim

Former President Donald Trump. A US federal appeals court stopped short of declaring Donald Trump immune from a defamation lawsuit.  E. Jean Carroll accused Trump…

Rights group says Iran protest death toll tops 75 as crackdown intensifies

Rights group says Iran protest death toll tops 75 as crackdown intensifies

Over 75 people have been killed during 11 days of unrest in Iran.  Protests were sparked by the death of Mahsa Amini, who was arrested for breaching…

Police officers detain a protester during the unsanctioned rally in Moscow, Russia, on September 24, 2022.

The Kremlin reluctantly acknowledged issues with its draft amid mobilisation chaos

Police officers detain a protester during the unsanctioned rally in Moscow, Russia, on September 24, 2022. A Kremlin spokesman tried to deflect blame over mounting discord…

Cuba has approved gay marriage.

‘Justice has been done’: Cubans vote to approve gay marriage

Cuba has approved gay marriage. Cubans approved gay marriage and adoption overwhelmingly in a Sunday referendum backed by the government that also boosted rights for…

Leader of Italian far-right party Fratelli dItalia

Italy takes step into unknown as far right party sweeps elections

Italy has voted for a far right candidate as the country’s leader. Giorgia Meloni’s Brothers of Italy party has neo-facist roots, and appears set to win about…

Russian President Vladimir Putin.

JUST IN | Putin grants Russian citizenship to US whistleblower Edward Snowden

Russian President Vladimir Putin. Sputnik/Evgeny Biyatov/Kremlin via Reuters President Vladimir Putin signed a decree on Monday granting Russian citizenship to former US intelligence contractor Edward Snowden….

Leave a Reply

Your email address will not be published.